• SMA NEGERI 2 MALANG
  • Studium Pro Patria

Sejarah SMAN 2 Malang

Tidak banyak masyarakat yang tahu tentang sejarah riwayat SMA Negeri 2 Malang ini yang menjadi cikal bakal SMA Negeri yang lain di Malang. Semua berawal pada tahun 1948-1949, ternyata Kota Malang yang asri dan indah ini tidak luput dari serangan Belanda. Para pelajar yang tergabung dalam Tentara Pelajar terlibat perang di lapangan Jalan Salak (sekarang menjadi Jalan Pahlawan TRIP yang terkenal ada makam Pahlawan TRIP). Sisanya mundur ke Malang Selatan, ke daerah Kepanjen, Ngebruk, sampai Sumberpucung. Setelah perang selesai, mereka berkeinginan untuk kembali melanjutkan sekolah. Akan tetapi di Malang tidak ada sekolah yang dapat menampung mereka. Diantara mereka telah lulus HBS atau yang sederajat memerlukan sekolah yang lebih tinggi. Begitu pula mereka ada yang lulus HIS atau yang sederajat ingin melanjutkan sekolah. Saat itu di Kota Malang memang ada AMS yang menempati gedung di Alun-alun Bunder Malang ditawarkan kepada mereka, tetapi mereka pada umumnya tidak mau lagi sekolah Belanda macam itu.

Atas desakan dari para pelajar yang tergabung dalam TRIP ini, maka Bapak Koeswandono mencoba mendirikan sekolah dengan dibantu oleh beberapa guru. Maka bulan April 1950 berdirilah sekolah tersebut dengan nama SEKOLAH PERSIAPAN yang lokasinya berada di jalan ARJUNO yang sekarang menjadi sekolah SMP Negeri 8 Malang. Sekolah ini hanya mampu menampung siswa-siswa yang latar belakangnya pada mata pelajaran ILMU PASTI saja. Karena itu para pelajar yang berlatar belakang SOSIAL dan BAHASA juga ingin melanjutkan sekolah. Mereka juga menuntut agar didirikan pula sekolah yang dapat menampung mereka. Untuk itu Bapak Koeswandono selaku pimpinan di kota Malang mendirikan sekolah yang menjadi cabang dari SEKOLAH PERSIAPAN. Filial dari sekalah cabang ini menempati bekas AMS yang ada di Alun-alun Bunder bagian selatan. Oleh karena merupakan sekolah yang pertama kali menempati daerah Alun-alun Bunder Malang, maka selanjutnya sekolah tersebut diberi nama SMA Negeri 1 A-C Malang. Dalam perkembangannya sekolah ini juga menerima siswa yang terlanjur masuk sekolah lain, seperti SMA PGRI yang menepati gedung Alun-alun bunder bagian Utara. Sekolah Persiapan yang semula di jalan Arjuno kemudian juga pindah ke kompleks Alun alun Bunder dan menempati gedung di sebelah Utara, dan kemudian berganti nama SMA NEGERI 2-B MALANG.

Entah apa sebabnya, mungkin karena pemberitaan hal-hal negatif para siswa TRIP waktu itu, maka terjadilah “PERISTIWA MALANG POST” pada tahun 1950. Kantor redaksi Malang Post diobrak-abrik dan disekitar Alun-alun Bunder para TRIP ini sepertinya kembali siap  tempur. Tapi keadaan secepatnya reda karena keinginan yang menggebu dari mereka untuk kembali sekolah, dan mereka yang belum diterima di sekolah-sekolah menuntut agar dapat ditampung sehingga didirikan sekolah baru yang diberi nama SMA Negeri 3-B yang khusus menampung siswa-siswa jurusan ILMU PASTI, sekolah ini menempati kompleks Alun-alun Bunder bagian Timur (yang sekarang Jalan Sultan Agung). Dalam perkembangannya, SMA Negeri 2-B Malang ternyata siswanya jumlahnya cukup banyak, sehingga terpaksa meminjam gedung TERITORIUM di Jalan Suropati dan dihadapan sekolah ini terdapat SEKOLAH MAJU PUTRI (yang pernah dikenal dengan nama SKKP yang sekarang pindah di Jalan Surabaya menjadi SMK).

Pada Tahun 1959 keluarlah PP No. 10/1959 tentang CINA HOAKIU. Maka tahun 1960 terjadilah nasionalisasi gedung-gedung sekolah cina, seperti gedung Ma-Chung, gedung Ta-Chung dan sebagainya. Maka gedung sekolah Cina yang ada di KOTALAMA pun. Pada Tahun 1959 keluarlah PP No. 10/1959 tentang CINA HOAKIU. Maka tahun 1960 terjadilah nasionalisasi gedung-gedung sekolah cina, seperti gedung Ma-Chung, gedung Ta-Chung dan sebagainya. Maka gedung sekolah Cina yang ada di KOTALAMA pun tidak luput dinasionalisasi. Pada
tahun 1962 pemerintah mendirikan sekolah baru SMA Negeri 4 A-C Malang. Sekolah ini ditempatkan digedung Sekolah Cina yang ada di KOTALAMA. Namun tidak beberapa lama terjadi tukar menukar gedung dengan SMA Negeri 2 - B M a l a n g, sehingga sekitar tahun
tersebut resmi SMA Negeri 2-B pindah ke KOTALAMA dengan nama Baru SMA NEGERI 2 TELADAN MALANG kepala Sekolahnya ditetapkan Bp. POERWADI. Konon cerita dari saksi sejarah (alumni) nama “TELADAN” dibelakang nama sekolah mempunyai arti bahwa SMA Negeri 2 Malang pada waktu itu berani mengubah kebijaksanaan pemerintah yaitu sebagai salah satu sekolah SMA yang menerima siswa dari latar belakang ilmu pasti, sosial dan bahasa. Pada tahun 1968 SMA TELADAN dihapus dan sekolah ini kembali menjadi
SMA NEGERI 2 MALANG tempatnya di Jalan Kotalama No. 84 yang sekarang menjadi jalan Laksamana Martadinata 84 Malang.

Dalam perjalanan waktu hingga tahun 2020 sekolah ini sekarang dipimpin oleh Bapak Drs. Hariyanto, M.Pd. sebagai Kepala Sekolah dan dibantu oleh 4 orang Wakil Kepala Sekolah yaitu Bapak Nurul Firdhaus, S.Kom., M.Pd. sebagai Waka Kurikulum, Bapak Agus Setiyono, S.Pd.  sebagai Waka Kesiswaan, Bapak Drs. Abd. Rahman sebagai Waka Sarpras dan Ibu Dwi Rifiani, M.Ag. sebagai Waka Humas. Hingga saat ini telah mengalami berkembang yang pesat dengan memiliki sarana sarana sekolah yang memadai antara lain :

  • 30 ruang kelas, 1 ruang lab bahasa, 1 ruang Lab Fisika, 1 ruang Lab. Kimia,1 Ruang lab. Biologi, 1 ruang lab multimedia, 1 ruang lab agama, 3 ruang lab komputer dan 1 ruang perpustakaan.
  • Sarana penunjang lain : 1 ruang Ekstra kurikuler, 1 Ruang UKS, Ruang Kepala Sekolah, Ruang Waka, Ruang KOPSIS, Ruang KOSMA, Bank Mini, Ruang OSIS, POSKO GESANK, Tata Usaha, Ruang Tatib dan LITBANG, Ruang BK, gedung AULA, Mushola, Kamar Mandi Siswa, Kamar Mandi Guru, Kantin, Fotocopy dan GAZEBO, Bank Sampah dan Ruang Ekstrakurikuler.
  • Lapangan Basket, 2 Lapangan Bola volley, Tenis Meja, dan sebagainya.
  • Fasilitas hotspot area selama 24 jam sehari di area SMA Negeri 2 Malang

Pada tahun pelajaran 2009 - 2010 SMA Negeri 2 Malang merintis sebagai sekolah pertama di Kota Malang dalam melaksanakan sistem SKS (Satuan Kredit Semester). Sistem ini memungkinkan siswa belajar lebih cepat (4 semester) secara alami dengan biaya yang murah.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
Pedoman Implementasi Kurikulum

Pengertian dan ketentuan Peraturan akademik adalah ketentuan yang diberlakukan guna mendukung tertib pelaksanaan kegiatan akademik di SMA Negeri 2 Malang. Sistem Kredit Semester selanj

18/07/2020 15:53 - Oleh admin - Dilihat 39 kali
Prosedur Mutu Protokoler Kesehatan Bagi Guru, Tendik, dan Peserta Didik

Berikut adalah Prosedur Mutu Protokoler Kesehatan Bagi Guru, Tendik, dan Peserta Didik. Jika menginginkan file secara penuh, maka dipersilahkan untuk dapat menghubungi SMAN 2 Malang. &

18/07/2020 10:39 - Oleh admin - Dilihat 35 kali
Prosedur Mutu Pemilihan Wakil Kepala Sekolah

Berikut adalah Prosedur Mutu Pemilihan Wakil Kepala Sekolah. Jika menginginkan file secara penuh, maka dipersilahkan untuk dapat menghubungi SMAN 2 Malang.  

18/07/2020 10:34 - Oleh admin - Dilihat 22 kali
Jaring-jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA)

SMAN 2 Malang memiliki kerjasama dengan JKPKA dalam bentuk : Pembinaan JKPKA oleh Jasa Tirta Membantu Pembelian dan Pemantauan Kualitas Air Sungai Brantas Membantu pembuatan sumur resa

06/07/2020 14:16 - Oleh admin - Dilihat 42 kali
Skrining Kesehatan

Salah satu bentuk kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang adalah dilakukannya kegiatan Skrining Kesehatan baik untuk Guru, Karyawan maupun untuk Siswa baru dalam tiap tahunnya. Ben

06/07/2020 13:58 - Oleh admin - Dilihat 41 kali